SETELAH RESMI DI LANTIK, ARIEF ROHMAN DAN TRI YULI SETYOWATI AKAN ADAKAN ROAD SHOW KE OPD

 

Bupati dan Wakil Bupati Blora saat menggelar konferensi pers usai pelantikan di DPRD Blora

Paripurna DPRD Blora

BLORA, SERGAPNEWS- Setelah selesai prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Jawa Tengah secara virtual oleh Gubernur Ganjar Pranowo, bersama 21 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, hasil Pilkada Serentak yang lalu, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, SIP, MSi - Tri Yuli Setyowati, ST, MM, bertolak ke Gedung DPRD Blora, untuk mengikuti Rapat Paripurna DPRD, dalam rangka penyampaian pidato Bupati Blora yang baru, pada Jumat (26/2/2021) kemarin.

Rapat Paripurna DPRD Blora dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Blora,  HM Dasum, didampingi unsur Pimpinan dan Anggota Dewan Blora, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Sidang Paripurna DPRD Blora, telah memenuhi kuorum, untuk mendengarkan pidato Bupati dan Wakil Bupati Blora yang baru, kepada Bapak Arief Rohman, Bupati Blora dipersilahkan," ujar Ketua DPRD Blora


Pidato Bupati Arief

Bupati Blora baru, H. Arief Rohman, SIP, MSi, yang didampingi oleh Wakilnya, Tri Yuli Setyowati, ST, MM, sangat mengapresiasi pelaksanaan prosesi pelantikan yang berjalan dengan khidmat, tertib dan nyaman, sesuai dengan arahan dari Pemerintah Provinsi, penerapan protokol kesehatan Covid 19 ketat, berhasil dijalankan, oleh seluruh peserta.

Selanjutnya, dalam pidatonya Arief Rohman mengajak semua jajaran eksekutif - legislatif serta seluruh elemen masyarakat bersatu padu, mewujudkan visi misi "Sesarengan Mbangun Blora, yang unggul dan berdaya saing."

"Saya mengajak semua untuk bersama - sama, baik eksekutif, legislatif dan semuanya saja bersatu, mewujudkan pembangunan Blora yang lebih baik lagi, kita patut berterimakasih kepada Pak Kokok, atas dedikasinya dalam membangun Blora, 10 tahun ini, ke depan akan kita tingkatkan lebih baik lagi, mari bersama - sama, kita hadapi tantangan bencana non alam, pandemik Covid 19 ini," ujarnya.

Pemulihan Ekonomi Daerah

Bupati Arief juga menyinggung naiknya angka kemiskinan akibat dari dampak pandemi Covid 19, sehingga peringkat Kabupaten Blora masuk zona merah, berada di urutan 23 Kabupaten termiskin se Jawa Tengah, dan indeks pembangunan manusia juga merosot menjadi urutan 29, alias urutan 5 paling bawah, dari 35 Kabupaten/Kota.

"Untuk itu, saya bersama Bu Etik akan melaksanakan beberapa program kerja unggulan, dalam waktu 99 hari ke depan ini, ada 9 program penting yang harus segera kita laksanakan, yaitu mewujudkan mall pelayanan publik, ngantor di rumah sakit, ngopeni kadang kekurangan melalui SLRT, mewujudkan Blora satu data, Blora mengaji, Musrenbang Lansia, Kelompok Rentan, Difabel, Pemuda ,Perempuan, dan anak, kemudian membentuk satgas pupuk, dalam rangka penanggulangan kelangkaan pupuk, membuat grand desain peternakan terpadu, dari hulu hingga hilir, dan melaksanakan ngopi bareng masyarakat dalam.rangka menyerap aspirasi," tandasnya. ( Edy/Harti ).