Ryan LMP Tantang KPU Bangka dan Paslon : Debat Publik Harus Jalan! Apa Paslon Tidak Punya Nyali? Atau Sudah Lupa Visi Misi?
0 menit baca
SERGAPNEWS.COM, BANGKA — Sekretaris Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Bangka, Ryan Fabryan Taufani, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam jika tahapan debat publik Pilkada Bangka 2025 hanya dijalankan sebagai formalitas. Ryan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kelima pasangan calon bupati dan wakil bupati (Cabup-Cawabup) untuk menggelar debat yang terbuka, kritis, dan benar-benar menguji kemampuan calon pemimpin.
Menurutnya, publik berhak melihat kualitas calon pemimpinnya secara langsung, bukan hanya disuguhi janji-janji manis yang sulit diukur.
“Awalnya saya berpikir tidak perlu ada debat, cukup penyampaian visi misi saja. Tapi setelah dipikir, debat ini wajib dilakukan. Kalau tidak, publik hanya akan jadi penonton teater politik yang penuh kata-kata indah tapi kosong isinya,” tegas Ryan, Sabtu (9/8/2025).
Ryan menyebut, debat publik harus menjadi ajang menguji sejauh mana visi misi para kandidat realistis dan bisa direalisasikan.
“Jangan cuma omon-omon visi misi doang. Kalau targetnya gak jelas dan waktunya gak pasti, apa mau sampai dua periode baru selesai? Rakyat butuh kepastian, bukan janji yang diulur-ulur,” sindirnya.
Selain itu, ia mengkritik praktik debat yang waktunya terlalu singkat sehingga hanya menghasilkan jawaban setengah matang.
“Saya juga minta waktu debat jangan dibuat seperti ‘kejar tayang’. Kalau waktunya mepet, program yang disampaikan pasti setengah-setengah. Publik berhak dapat penjelasan yang utuh, supaya bisa menilai dengan kepala dingin, bukan karena terburu-buru,” tegas Ryan.
LMP Bangka meminta KPU untuk memastikan debat dilakukan secara terbuka, dengan materi yang menyentuh persoalan mendasar masyarakat, bukan sekadar tanya-jawab basa-basi.
“Kalau debatnya hanya formalitas, berarti kita sedang mengkhianati hak rakyat untuk tahu siapa calon pemimpin terbaiknya,” pungkas Ryan.
(*)