Wakil Ketua FKPPI Babel Saipul Soroti Banjir di Desa Kace, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak
0 menit baca
SERGAPNEWS.COM, BANGKA, Rabu, 8 April 2026 — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir yang merendam rumah warga, khususnya di Dusun 6 RT 03.
Banjir yang melanda kawasan Gang Belubur tersebut membuat masyarakat khawatir akan potensi kenaikan debit air. Selain itu, warga menilai sejumlah saluran drainase (DAS) di lokasi sudah tidak memadai karena terlalu kecil dan mengalami pendangkalan, sehingga perlu segera dilakukan pengerukan menggunakan alat berat.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, namun memperkenalkan diri sebagai Saipul, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah. Ia meminta perhatian langsung dari Gubernur, Bupati, hingga Kepala Desa Kace untuk turun ke lokasi dan melihat kondisi warga yang terdampak banjir.
“Setiap hujan deras turun, kami hanya bisa pasrah. Air selalu masuk ke rumah warga, khususnya di Dusun 6 RT 03,” ungkapnya.
Warga Desa Kace, khususnya di Gang Belubur, berharap adanya langkah nyata dari pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi. Ketinggian air bahkan dilaporkan mencapai sepinggang orang dewasa, sehingga sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Saipul, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua FKPPI Bangka Belitung, membenarkan bahwa banjir tersebut memang rutin terjadi saat musim hujan. Ia mengungkapkan bahwa kondisi daerah resapan air yang semakin dangkal serta kerusakan lingkungan menjadi salah satu penyebab utama.
“Banjir ini bukan hanya dirasakan warga lain, tapi juga berdampak langsung ke rumah saya. Kondisi resapan air sudah tidak optimal, bahkan sebagian telah rusak,” jelasnya.
Masyarakat pun kembali memohon kepada pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait agar segera mengambil langkah cepat dan konkret dalam penanganan banjir di Desa Kace.
Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat kondisi air yang masih berpotensi meningkat. Mereka berharap pemerintah segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat sekaligus solusi jangka panjang. (*)



