Eksistensi LSM Beugong Lam Jaroe di Kota Langsa : Soroti Kebijakan Publik hingga Kawal Aspirasi Masyarakat
0 menit baca
SERGAPNEWS.COM, KOTA LANGSA - Kehadiran Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) menjadi salah satu elemen penting dalam mengawal kebijakan publik dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Di Kota Langsa, salah satu organisasi yang cukup aktif dalam menyuarakan berbagai persoalan publik adalah LSM Beugong Lam Jaroe.(12/03/2025)
LSM ini dikenal aktif melakukan advokasi, pengawasan, serta menyampaikan berbagai laporan maupun aspirasi masyarakat kepada instansi pemerintah maupun lembaga penegak hukum.
Dalam beberapa tahun terakhir, aktivis dari LSM Beugong Lam Jaroe kerap menyoroti sejumlah isu yang berkaitan dengan pelayanan publik, penggunaan anggaran, hingga dugaan penyimpangan dalam proyek pemerintah di wilayah Kota Langsa.
Salah satu langkah yang pernah dilakukan adalah melayangkan surat kepada aparat penegak hukum terkait dugaan penyimpangan dana program Makanan Gizi Gratis (MBG) di salah satu pasantren dengan nilai puluhan juta rupiah. Laporan tersebut bahkan disampaikan hingga ke tingkat pusat untuk meminta kejelasan proses penanganannya.
Selain itu, organisasi ini juga pernah mengajukan pengaduan masyarakat yang mendapat tanggapan dari Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas), sebagai bagian dari upaya advokasi terhadap persoalan hukum yang dialami warga.
Tidak hanya terkait persoalan hukum, LSM Beugong Lam Jaroe juga kerap menindaklanjuti keluhan masyarakat di bidang pendidikan dan pelayanan publik.
Misalnya, lembaga ini pernah mendampingi masyarakat yang bermasalah dengan salah satu perusahan BUMN di Kota Langsa. Langkah tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang merasa dirugikan.
Dalam beberapa kesempatan, para aktivisnya juga melakukan pemantauan terhadap proyek pembangunan dan fasilitas publik, termasuk menyoroti dugaan pekerjaan proyek yang tidak sesuai kontrak maupun fasilitas pemerintah yang terbengkalai.
Aktivis LSM ini menilai pengawasan dari masyarakat sangat penting untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Mereka juga kerap menyampaikan kritik maupun rekomendasi kepada pemerintah daerah, termasuk meminta peninjauan terhadap sejumlah kebijakan atau jabatan publik yang dinilai menjadi sorotan masyarakat.
Keberadaan organisasi masyarakat sipil seperti LSM Beugong Lam Jaroe dinilai menjadi bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Melalui kegiatan advokasi, investigasi lapangan, serta pelaporan kepada pihak berwenang, LSM berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
Di tengah dinamika pembangunan daerah, eksistensi LSM ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat tetap menjadi faktor penting dalam mengawal jalannya pemerintahan dan memastikan aspirasi publik tetap terdengar di ruang kebijakan.
Penulis : R1O



