BREAKING NEWS

Maut di Laut Sampur, Penambang Diduga Tewas Tertimpa Pipa Besi di PIP Mitra PT Timah, Aspek K3 Jadi Sorotan

SERGAPNEWS.COM, BANGKA TENGAH – Insiden kecelakaan kerja yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di kawasan pertambangan timah. Seorang penambang bernama Arif (35), warga Kecamatan Sungai Selan, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tertimpa pipa besi saat bekerja di atas Ponton Isap Produksi (PIP) di perairan Laut Sampur, Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa sore.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah beredar video berdurasi sekitar 11 detik yang memperlihatkan kondisi di lokasi sesaat setelah kejadian. Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, korban diduga tertimpa pipa besi yang merupakan bagian dari sistem hisap material pasir timah. Korban dilaporkan mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Informasi yang diterima redaksi menyebutkan PIP tempat korban bekerja berada di bawah operasional CV Simpang Jaya Abadi (SJA), yang merupakan mitra PT Timah Tbk dalam pelaksanaan kegiatan penambangan berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK). Insiden tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi kerja.

Selain penerapan K3, perhatian juga tertuju pada kelayakan operasional peralatan tambang yang digunakan. Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah kepemilikan dan pemenuhan persyaratan Surat Izin Laik Operasi (SILO), yang pada umumnya diterbitkan setelah peralatan melalui pemeriksaan teknis untuk memastikan kelayakan penggunaan, kesiapan sistem pengamanan, serta dukungan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja.

Peristiwa ini memicu harapan masyarakat agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Selain mengungkap kronologi kejadian, penyelidikan juga diharapkan dapat memastikan apakah seluruh prosedur keselamatan kerja telah diterapkan sesuai ketentuan, serta menentukan adanya tanggung jawab hukum apabila ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil investigasi aparat yang berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih menunggu keterangan resmi dari PT Timah Tbk maupun CV Simpang Jaya Abadi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Humas PT Timah melalui pesan WhatsApp, namun belum memperoleh tanggapan. Redaksi akan memuat penjelasan atau klarifikasi dari pihak-pihak terkait sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang setelah pernyataan resmi diterima.

(TIM INVESTIGASI)
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image