Operasi Patuh Karantina Barantin: Pastikan Arus Komoditas Aman dan Lancar Selama Arus Mudik Idulfitri di Bangka Belitung
0 menit baca
SERGAPNEWS.COM, BANGKA BARAT — Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 H, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung (Karantina Babel) memperketat pengawasan melalui Operasi Patuh Karantina. Langkah ini bertujuan memastikan kelancaran arus lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala Karantina Babel, Herwintarti, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan untuk memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina, agar tetap aman, sehat, serta bebas dari hama dan penyakit. "Karantina juga bertujuan untuk menjaga kualitas pangan, terutama dengan meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa mudik Lebaran," ujar Herwintarti saat memantau Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Muntok, Bangka Barat, pada Senin (16/3) petang.
Pelabuhan Muntok Jadi Fokus Pengawasan
Menurut Herwintarti, Pelabuhan Muntok merupakan salah satu titik utama pemasukan komoditas ke Kepulauan Bangka Belitung, dengan frekuensi lalu lintas yang cukup tinggi. Oleh karena itu, operasi kali ini difokuskan di Satpel Muntok untuk memastikan kelancaran arus komoditas sesuai dengan ketentuan karantina.
"Operasi ini juga akan dilakukan di seluruh satuan pelayanan Karantina Babel selama periode arus mudik dan balik Lebaran, sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan karantina," tambahnya.
Imbauan untuk Kepatuhan Masyarakat dan Pelaku Usaha
Herwintarti mengimbau masyarakat serta pelaku usaha untuk melapor kepada petugas karantina apabila akan melalulintaskan komoditas hewan, ikan, tumbuhan, atau produk turunannya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Melalui pemeriksaan karantina, petugas akan mengeluarkan sertifikat kesehatan untuk memastikan bahwa komoditas tersebut aman dan layak didistribusikan.
Peningkatan Lalu Lintas Komoditas Pangan
Menjelang Idulfitri, permintaan bahan pangan meningkat, sehingga lalu lintas komoditas pun turut meningkat. Beberapa komoditas yang paling banyak dilalulintaskan selama periode mudik ini antara lain ayam, telur, sapi, bawang merah, sayuran segar, buah-buahan, ikan beku, dan berbagai produk olahan perikanan.
"Kami pastikan seluruh komoditas yang dilalulintaskan melalui pemeriksaan karantina untuk menjaga keamanan dan kesehatannya," kata Herwintarti.
Penindakan Tegas Terhadap Pelanggaran Karantina
Herwintarti juga menekankan bahwa, sesuai dengan arahan Kepala Barantin, Sahat M. Panggabean, Karantina Indonesia bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan penindakan tegas terhadap pemilik komoditas yang melanggar peraturan karantina. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi pidana penjara dan denda sesuai dengan UU No. 21/2019.
Sinergi Antar Instansi untuk Pengawasan yang Optimal
Operasi Patuh Karantina ini juga merupakan tindak lanjut dari program SERAMBI (Serasi Rangkul Mitra Bersama Karantina Babel) yang bertujuan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung sistem perkarantinaan. Kerjasama dilakukan dengan berbagai instansi terkait di Bangka Barat, antara lain Pos TNI AD, Pos TNI AL Muntok, Satpolairud Polres Bangka Barat, KSOP Muntok, serta PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Tanjung Kalian.
Melalui kegiatan ini, Karantina Babel berharap agar kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan perkarantinaan semakin meningkat, sehingga arus lalu lintas komoditas tetap aman, sehat, dan tertib. Selain itu, operasi ini juga berperan penting dalam melindungi keanekaragaman hayati dan ketahanan pangan nasional. (*)



